Rabu, 15 Juni 2011

PRINSIP FLOUSKOPI

                   Prinsip Kerja, Kegunaan dan Aspek Keselamatan
                                  dalam Pesawat Sinar-X Fluoroscopy
         Fluoroskop

Tujuan:
Untuk melakukan studi dinamis.
Visualisasikan struktur anatomis secara real time atau gerak.
Dan melihat gerakan dan fungsi organ anatomi.
        Photocathode
Lapisan logam tipis terikat langsung
ke input fosfor.
Biasanya terbuat dari Cesium dan
senyawa .
Antimoni yang merespon terhadap
Rangsangan cahaya.
Jumlah elektron yang
dipancarkan secara
langsung proporsionalterhadap inten
sitas intensitas cahaya dari insiden x-
ray foton.
                 TV MONITOR
   Sinyal video diperkuat dan dipancarkan ke monitor TV melalui kabel itu diubah menjadi gambar terlihat.
Monitor hanya memiliki dua kontrol; kontras dan kecerahan.
Gambar video yang terbentuk dalam pola Raster.
                PROSEDUR PENGOPRASIAN
1) Hanya petugas yang diperlukan boleh berada dalam kamar penyinaran.
2) Mereka harus menggunakan apron pelindung dan jika perlu sarung tangan pelindung, sebaik mungkin pemanfaatan penahan radiasi tetap yang tersedia di tempat itu.
3) Untuk fluoroskopi konvensional penting dilakukan adaptasi keadaan gelap selama 20 menit, arus listrik yang dipakai tidak boleh melebihi 4 mA pada tegangan 100 kV.
4) Fluoroskopi dapat dianggap sebagai alat radiografi murni.
5) Untuk diingat pada tegangan (kVp) yang sama, penyinaran radiografi dengan 60 mAs adalah sama dengan fluoroskopi pada 1 mA untuk jangka waktu 1 menit
                      PENGATURAN DAN PEMBATASAN WAKTU PENYINARAN
1) Sakelar penyinaran dari jenis tekan terus (clep presroom)
2) Sakelar memberikan peringatan yang berbunyi sebelum akhir selang waktu dan secara otomatik mematikan alat sesudah beberapa menit.
3) Sakelar penyinaran harus terletak sedemikian rupa, sehingga :
     c. dapat diatur oleh dokter ahli yang melakukan fluoroskopi
     d. terlindung terhadap kemungkinan tertekan/terputar tanpa   
          sengaja
     e. kedua tangan dan lengan bagian depan berada dalam daerah
         yang terlindung terhadap radiasi hambur
4) Waktu kumulatif tidak boleh lebih dari 10 menit
PILIHAN ALAT FLOUSKOPI
1) Pesawat harus mempunyai jarak folus-kulit yang panjang (minimum 40 cm).
2) Kesetaraan aluminium untuk filter total (filter inheren + filter tambahan) yang secara permanen terdapat dalam berkas Sinar Guna harus mempunyai nilai minimum seperti tertera dalam
    Filtrasi Permanen  
1,5 mmAl   s/d. 70 kV  
2,0 mmAl   70 – 100 kV  
2,5 mmAl   Di atas 100 kV  


 


 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar